Thursday, December 15, 2016

Saya dan Euforia Graduation

Pagi subuh ini, entah perasaan bagaimana yang harus saya miliki.. sebelum subuh sudah muntah dua kali.. sebelum berangkat menuju JCC juga muntah sekali, sesampai JCC sarapan dulu di mobil dengan 'terpaksa' untuk mengisi energi beberapa jam ke depan.. lalu muntah kembali sekali, Alhamdulillah 'alaa kullihaal, doa saya satu 'kuatkan saya ya Rabb selama di dalam gedung nanti'..
Bismillah, dengan niat menemani wisuda S1 suami meski dengan kondisi mual dan muntah.. Bahkan menyoal status pendidikanpun bukan alasan kami berbagi jarak saat menikah, pun syarat untuk sekolah lagi minimal dua tahun setelah penempatan bagi instansi suami saya bekerja..
Jam menunjuk pukul 07.15, artinya kami sebagai pendamping sudah harus memasuki ruangan dan menempati kursi yang telah disediakan, kali ini saya sendiri mendampingi suami karena anak dibawah 12tahun dilarang masuk maka, si sulung bersama eyang putrinya di rumah.. acara tidak lama kemudian dimulai, seremoni begitu menggema hingga ruang batin saya, yang memutarkan empat tahun lebih yang lalu, mengingatkan saya pada peristiwa yang tidak akan pernah bisa saya lupakan seumur hidup.. Ya, wisuda S1 saya lalu yang selalu memahatkan pada memori-memori brilian, dosen, rektor, wisudawan-wisudawati, bahkan Indonesia raya hingga heningan cipta mampu hampir membuat saya semakin terharu, 'cengeng', sedih, bahagia, campur aduk entah bagaimana.. Euforia empat tahun lalu telah menyihir relung saya seolah menyatakan bahwa dunia ini belum bisa saya tinggalkan..
Ya Allah ya Rabb,dengan meminta izin kepadaMu, saya terus menggenggam kepal impian ini sampai Engkau lepaskan, hingga suami pun ridha.. dan rasa ini pecah seketika, karena euforia ini, seremoni wisuda suami saya.. mungkin perjuangan saya belum seberapa dibanding suami.. Beliau melewati diploma3 yang tidak mudah, hingga mengikuti tes diploma4 di saat awal-awal pernikahan kami dan tidak lolos, dan akhirnya bersama teman-teman seperjuangannya membentuk kelas S1 di sebuah kampus swasta di Jakarta.. Alhamdulillah, barakallah husb atas segala peluh hampir 3tahun menempuh pendidikan S1 ini di sela-sela profesinya bekerja dan tugas sebagai suami dan ayah.. we're proud of you love..
Teruslah merasa haus akan ilmu, dan kita akan selalu merajut impian kita sejauh mungkin.. Tentang pendidikan, kita dan anak-anak..

*hingga penyematan wisudawan-wisudawati saat ini pukul 09.40 bersama iringan 'you raised me up', batin saya membuncah, perasaan bergejolak sambil menggenggam asa ini.. Bukan menyoal penyesalan saya 'hengkang' dari dunia yang mengajarkan saya banyak hal, namun lebih dari itu.. #ahbapermaksimal^^



No comments:

Post a Comment