Thursday, December 15, 2016

Saya dan Euforia Graduation

Pagi subuh ini, entah perasaan bagaimana yang harus saya miliki.. sebelum subuh sudah muntah dua kali.. sebelum berangkat menuju JCC juga muntah sekali, sesampai JCC sarapan dulu di mobil dengan 'terpaksa' untuk mengisi energi beberapa jam ke depan.. lalu muntah kembali sekali, Alhamdulillah 'alaa kullihaal, doa saya satu 'kuatkan saya ya Rabb selama di dalam gedung nanti'..
Bismillah, dengan niat menemani wisuda S1 suami meski dengan kondisi mual dan muntah.. Bahkan menyoal status pendidikanpun bukan alasan kami berbagi jarak saat menikah, pun syarat untuk sekolah lagi minimal dua tahun setelah penempatan bagi instansi suami saya bekerja..
Jam menunjuk pukul 07.15, artinya kami sebagai pendamping sudah harus memasuki ruangan dan menempati kursi yang telah disediakan, kali ini saya sendiri mendampingi suami karena anak dibawah 12tahun dilarang masuk maka, si sulung bersama eyang putrinya di rumah.. acara tidak lama kemudian dimulai, seremoni begitu menggema hingga ruang batin saya, yang memutarkan empat tahun lebih yang lalu, mengingatkan saya pada peristiwa yang tidak akan pernah bisa saya lupakan seumur hidup.. Ya, wisuda S1 saya lalu yang selalu memahatkan pada memori-memori brilian, dosen, rektor, wisudawan-wisudawati, bahkan Indonesia raya hingga heningan cipta mampu hampir membuat saya semakin terharu, 'cengeng', sedih, bahagia, campur aduk entah bagaimana.. Euforia empat tahun lalu telah menyihir relung saya seolah menyatakan bahwa dunia ini belum bisa saya tinggalkan..
Ya Allah ya Rabb,dengan meminta izin kepadaMu, saya terus menggenggam kepal impian ini sampai Engkau lepaskan, hingga suami pun ridha.. dan rasa ini pecah seketika, karena euforia ini, seremoni wisuda suami saya.. mungkin perjuangan saya belum seberapa dibanding suami.. Beliau melewati diploma3 yang tidak mudah, hingga mengikuti tes diploma4 di saat awal-awal pernikahan kami dan tidak lolos, dan akhirnya bersama teman-teman seperjuangannya membentuk kelas S1 di sebuah kampus swasta di Jakarta.. Alhamdulillah, barakallah husb atas segala peluh hampir 3tahun menempuh pendidikan S1 ini di sela-sela profesinya bekerja dan tugas sebagai suami dan ayah.. we're proud of you love..
Teruslah merasa haus akan ilmu, dan kita akan selalu merajut impian kita sejauh mungkin.. Tentang pendidikan, kita dan anak-anak..

*hingga penyematan wisudawan-wisudawati saat ini pukul 09.40 bersama iringan 'you raised me up', batin saya membuncah, perasaan bergejolak sambil menggenggam asa ini.. Bukan menyoal penyesalan saya 'hengkang' dari dunia yang mengajarkan saya banyak hal, namun lebih dari itu.. #ahbapermaksimal^^



Monday, October 31, 2016

Alhamdulillah,, positif..

Tidak ada program hamil ataupun progam KB kami, juga bukan berarti kami tidak memberi jarak anak satu dan lainnya.. sungguh, kuasa Allah dan kun fayakun kami yakin Allah lah yang maha mengetahui atas segala yang terjadi di muka bumi ini.. sabtu lalu (29 oktober 2016) akhirnya saya memberanikan diri untuk test pack.. pagi-pagi benar sampai saya tak bisa tidur sebenarnya.. antara feeling dan pertanyaan besar di hati ini.. then..,, ini hasilnya..^^
Alhamdulillah,, campur aduk rasanya, lebih ke deg-degan, surprise.. ntah lah.. perasaan apa yang seharusnya saya miliki? BERSYUKUR, tidak semua wanita ditakdirkan diamanahi keturunan. Padahal kehamilan pertama saja kesannya 'ngoyo' karena memang belum berpengalaman, sepasang pengantin baru pastilah 'dikejar' hamil sesegera mungkin,, dan bisa dipastikan under pressure, maka mencoba belajar memahami perasaan orang lain lebih tepat ketimbang menilainya tanpa mengetahui kebenarannya..
Meski tahun ini lumayan banyak (tetangga, teman, saudara) hamil dan saya selalu antusias akan hal itu, namun jika ditanya siapkan saya saat itu?? Wallahu alam.. ketika saya jawab belum maka Allah bisa saja mengundur takdir saya dan bahkan mungkin tidak akan menakdirkan kembali.. begitu sebaliknya, antara siap dan belum, saya harus terus memantapkan hati suatu waktu saya pasti merasakan kembali getaran mungil di rahim saya.. karena persalinan pertama saya by sectio caesar, setidaknya saya menargetkan minimal 2tahun lebih saya siap untuk hamil kembali.. di lain hal tersebut rasanya belum mampu menempatkan asyraf sebagai kakak, bukan bermaksud bagaimana, kadang merasa (saya pribadi) ingin selalu memperbaiki parenting yang ingin lebih baik lagi, belum siap membagi kasih dengan adik-adiknya. Seiring waktu berjalan, asyraf menginjak usianya ke3, saya merasa lebih percaya diri saja ketika entah bulan kapan kami diamanahi anak kembali.. Allah lebih mengetahuinya dan mungkin doa-doa kecil dari tetangga maupun teman adalah salah satu jalan untuk mendekatiNya..
Entah bagaimana, atau hanya sebagai wanita ya feeling saya main banget,, soal apapun itu.. terutama kehamilan saya kedua ini.. sekitar dua bulan lebih asyraf ko minta gendong ala ala bayi, tumben sekali.. dan makin tertarik dengan anak bayi tetangga, padahal sebelumnya cuek-cuek saja.. okelah i don't mind, mungkin juga karena ingin sekali mempunyai adik atau hanya sekedar suka saja dengan bayi tetangga.. lalu diikuti dengan bertambahnya manja kepada saya, padahal kalau ada ayahnya (terutama weekend), asyraf justru manja sekali dengan beliau, saya pun bisa selonjoran hehe.. nah, saya pikir sih mungkin memang lagi ingin manja saja sama saya, hmm saya pikir lagi ko tumben amat kan hari-harinya juga sama saya kenapa makin manja aja..ya sudah, i don't mind lagi saya pikir insya Allah tahun depan ya nak Bunda hamilnya (dalam hati ini)hikkkss, ternyata Allah majukan jadwal hamil saya..
Bulan oktober sudah mulai tanggal 20 lebih, saya tunggu-tunggu jadwal haid, makin hari rasanya worried juga haha plus deg-degan deh.. tanggal 25 sudah lewat, nah loohh.. suami menyarankan saya untuk segera testpack,, hm masih saya tunda..sambil flashback sudah dua minggu lebih yang lalu ko kepingin sekali manisan mangga, ketika di jalan melihat penjual manisan mangga akhirnya tidak terkejar karena posisi lampu sudah hijau dan penjualnya tidak melewati kami.. saya juga merasa jadi sering lapar, saya pikir mungkin akan haid karena ketika akan haid saya biasanya memang bertambah nafsu makan.. nah, ini juga bertambah surprise saya karena bertambahnya nafsu makan saya bisa jadi hamil atau haid, ko makin deg-degan saja ya.. dan finally,, saya siapkan diri testpack sabtu itu juga.. Alhamdulillah 'alaa kullihaal..
Lantas persiapan saya? Saya banyak-banyakin doa, baca al qur'an it's so simple tidak ada ritual-ritual khusus, kegiatanpun paling saya kurangi sedikit demi sedikit karena memang sekarang no khadimah dan sudah terbiasa, ya dijalani saja. Selama kuat sehat bisa dilakukan ya Bismillah bernilai ibadah, sekaligus berbagi tugas dengan suami xixixi.. dan poin utama bagi saya sih tetap menjaga kondisi emosi asyraf untuk mempersiapkan dirinya sebagai sulung yang akan mempunyai adik. Hal itu tidak mudah lo, usaha doa ikhtiar dan tawakal kuncinya,, semoga saya dan janin tetap selalu kuat sehat tidak kurang suatupun, suami dan asyraf juga sehat selalu ceria adalah kado hari-hari saya.. semoga Allah berkahi semuanya.. aamiin..
Sejauh ini saat kami perkenalkan calon adik asyraf, ia sih terlalu excited, meski mungkin belum terlalu paham.. dan saya sambil bercerita flashback jika asyraf bayi dulu juga masih di perut, sekaligus mengajarkannya selalu sayang dan mencium calon adiknya ini.. All praises to Allah..



mommydiary
Momandstory,momandpregnancy
ARSENDAYELLOW

Jakarta, November 1st 2016 

Tuesday, October 18, 2016

Timus Ubi

Beberapa waktu lalu, saya temui ubi yang sudah agak lama tak terjamah hehe biasa belom sempat bikin-bikin kudapan lagi setelah setengahnya saya membuat ubi untuk campuran kolak.. sampai-sampai saya lupa punya ubi sisa beberapa biji, ternyata suami saya yang membungkus itu ubi, yah baru sadar ini suami kan ga tahu memang saya sengaja kan simpan ubi gitu aja digeletakin tanpa ditaruh di wadah, justru kalau dibungkus malah membusuk nah bener kan? Satu biji aja yang busuk tapi sayang hikkss, biarinlah. Sisa dua bijinya saya olah saja menjadi timus karena saya sedang ingin sekali timus, ya kalau di daerah saya timus itu dari ubi sedangkan jika di Jakarta ternyata timus itu berasal dari singkong..

Penampakan timus ubi hehe,, sebenarnya kurang pede juga kalau mau posting foto-foto masakan karena kurang pandai 'membidik' dan cahaya juga kurang pas saat itu..
Bahan gampang aja: ubi boleh ungu atau ubi apa aja, gula garam secukupnya, tepung tapioka, breadcrumbs ( ini baru saya coba variasikan ternyata enak kriuk kriuk^^), optional juga ditambah keju dan cokelat..
Jadi saat saya olah timus ubi, memang ga niat-niat banget pake meses dan keju karena kedua bahan tersebut habis.. nah, untuk caranya: rebus atau kukus ubi sampai lunak lalu kupas kulitnya dan lumatkan menggunakan garpu, campurkan gula beberapa sendok (saya ga pakai takaran, alias ngasal hehe), garam sejumput dan tapioka 1:2 dengan gula.. aduk-aduk hingga semua bahan tercampur, lalu tambahkan breadcrumbs, aduk kembali.. kemudian bentuk adonan sesuai selera (kalau ada keju dan meses bisa ditambahkan sebagai isi)
Lalu goreng ke dalam minyak yang sudah dipanaskan.. angkat timus setelah agak kekuningan, tiriskan, santap dehhh^^(baca doa dulu ya),, kres kresnya plus lumeran cokelat dari meses ditambah gurihnya keju pasti nendang hehe..selamat mencoba mommiesta..
Tiap saya membuat kudapan saya usahakan setengahnya saya buat frozen untuk stok camilan di rumah maupun bekal asyraf, done.. Alhamdulillah, maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?


(Picture was taken by two days ago, while making it delicious^^)


Ordinary mom,
arsendayellow
Jakarta, oct 19th 2016

Monday, October 17, 2016

Media oh Media

Siang ini gagal tidur, rencana awal setelah beberes rumah ketika asyraf #asyrafactivity sekolah, jemput, yaitu istirahat siang, malamnya ngurus jualan.. eh yasudah gegara ada notifikasi WhatsApp, BBM, line atau lainnya hati ini kepo banget pengen liat, tapi ya sama aja niat jaman baheula kalau uda liat ya liat aja ga usah diterusin jadi gagal total.. jari ini bisa ga diem sejaman.. Alhasil begini deh kayak hari ini ga jadi tidur siang barang sebentar.. ngurusin jualan juga engga sibuk-sibuk amat karena balasnya slow aja karena emang waktu istirahat, keponya yang besar kalau menyoal berita2 'hot' hehe..
Sebenernya kalau lagi mau cari ilmu memang benar2 yang bermanfaat ya eeetapi karena social media memang selalu menang ya hawa nafsu selalu mengikuti.. #sambilistighfar.. Alhamdulillah Allah selalu 'menampar' saya setiap ada hal sekecil apapun yang buruk saya lakukan, ibrah, ya semacam sign.. hikmah dan hidayah tentu tidak datang sendiri tanpa kita minta tanpa kita usaha.. sejak awal menikah, memang suamilah yang selalu mengingatkan akan dampak social media, positif maupun negatif, kembali lagi pada niat dan cenderung mana dampaknya? Jika dominan negatif maka tinggalkanlah.. sebagai contoh akun fb saya (pribadi) sejak kuliahpun sudah aktif sekali posting2 di sana, karena dulu tidak begitu menyeramkan ya jadi ga kepikiran apa2 ya.. just fun lah apalagi foto2 pribadi, apalagi kegiatan kuliah saya dulu.. sampai pada akhirnya menikah, kenapa semua jadi begini? Ya saya ga tahu tepatnya siapa peneror itu karena bunyi pesan2nya seperti menuju ke facebook lalu dengan keputusan bulat saya dan suami menutup akun pribadi kami.. karena posisi saya sudah  jualan online saat itu dan saya juga mempunyai satu akun jualan maka saya pakai dan aktifkan.. suami selalu dan tak bosan untuk mengingatkan akan hal yang penting terutama menyoal posting foto pribadi.. oke, dan Alhamdulillah saya bisa menerima karena sejak saat itu juga saya menyesal meski hanya foto biasa yang namanya kejahatan dunia maya semakin nambah hari minggu bulan dan seterusnya itu malah makin meningkat..fixed, fokus hanya sebagai salah satu alat promosi online, beberapa bulan ke depan, eh ada gosip penutupan akun jualan oleh mr.fb dan saya kena hehe #Alhamdulillahalaakullihaal.. berusaha khusnudzon terhadap Allah, karena Dialah yang mematikan Ia pula menghidupkan, pasti ada hikmah di balik kejadian tersebut.. padahal saat itu customer saya juga meningkat, penjualan pun mengikutinya.. dan mungkin Allah kasih jalan lain untuk menaikkan level saya.. ya sudah Bismillah saya bikin akun baru lagi, meski memang mulai dari awal karena biasanya kalau akun baru itu banyak dicurigai ya sama orang #yawajarlah.. seiring waktu berjalan ada aja Allah beri rejeki dari tempat yang tidak disangka-sangka..
Dan lama-lama juga nemu akun saudara atau teman lama, Alhamdulillah bisa terjalin silaturahim kembali karena bbm atau wa dan sebagainya juga belum nemu, akhirnya dipertemukanlah di facebook.. karena seringnya interaksi jualan di fb biasanya juga 'kepo' dengan berita-berita manis di timeline.. apalagi baru-baru ini sedang in sekali ya topik pilkada.. gatel posting dan komen memang ujung-ujungnya ga ada dampak positif sedikitpun, jadi teringat suami dan dua sahabat saya yang mengingatkan..
oleh karena itu, saya kembali coret-coret di blog (semoga akun kedua blog saya ini bisa istiqomah aamiin.. hehe sebelumnya saya punya satu blog yang ada beberapa tulisan belum selesai nah saat saya ingin kembali ke blog tidak ada ide dan malas)..
Saya dan suami sih sepemahaman, namun dia hanya mengingatkan tak usah berlebihan dalam sesuatu,, menyebarkan ilmu meski hanya satu ayatpun insya Allah pahala namun semua kembali pada efek yang selalu berujung perdebatan maka hindarilah bukankah Rasulullah menghindari berdebat meski benar, ya memang karena bagaimanapun, debat apapun selalu berbuah emosi, amarah yang datangnya dari syaitan naudzubillah..
selain itu, sejak lama juga sih setelah menikah saya jadi males blogging, dan salah satu sahabat saya juga selalu mengingatkan saya untuk terus menulis, apapun itu.. nah, jadi ada benang merahnya juga bagi saya hidup itu penuh hikmah dan berbuah berkah jika setiap diri termotivasi dan ada niat di dalamnya.. dulu saya juga punya telegram,, niat baik sih pengen kajian online namun ga lama hp jadi lemot padahal kapasitas juga masih banyak, ah lagi-lagi saya harus berkhusnudzon sama Allah.. selanjutnya pakai path, gegara sahabat-sahabat saya lainnya pake eh lama-lama juga banyak orang alay.. memang khusus path saya bikin untuk pribadi, pertemanan juga terbatas.. namun tetap saja ada saudara atau segelintir teman ada yang sedikit berlebihan hahaha.. sudahlah konsen ke jualan saja, tidak usah banyak aplikasi.. dan lama-lama fb juga eneg, meski mulai saya berkomen sedikit atau share something making controversy.. lagi-lagi saya diingatkan sesuatu oleh salah satu sahabat saya lainnya.. Alhamdulillah masih punya sahabat yang mengingatkan akhirat.. ketika netizen sedang ramai masalah politik, apalagi dicampuradukkan dengan agama, waa itu sensitif sekali.. saya tidak mau membahas dan atau mengajak berdebat di sini, hanya intinya media terlalu pandai menggiring opini publik, terlepas benar atau tidaknya memang politik kesannya selalu menjatuhkan lawan (maaf bukan kapasitas saya mengamati politik, hanya opini masyarakat awam saja).. kalau kenapa bisa dicampuradukkan dengan agama? Itu sudah 'lakum diinukum waliyyadin'..
Tidak ada asap kalau tidak ada api,, pepatahnya benar sekali.. pasti ada yang menyulut pemberitaan A lalu melebar hingga Z, kalau menurut suami saya sekarang berita ga ada yang bener masalah politik.. Saat banyak timeline di fb maupun di ig rasanya gerah juga ya liat berita gituan, saya hampir terbawa pemberitaan, eh tiba-tiba ingatlah satu sahabat saya itu, dia tidak berpesan menggurui karena memang saya yang nanya kenapa tiba-tiba left chat dari grup WA temen-temen kuliah.. jawabannya simple 'ga dibolehin mertua terlalu sering megang hp karena perilaku anak perempuan akan meniru ibunya, sedang anak lakilaki akan meniru perilaku ayahnya'.. oowwh saya merasa tertampar sekali, saya ambil hikmahnya saja, jaman sekarang apa-apa pake aplikasi dan dikit-dikit notifikasi, nah emang iya sih kalau tidak benar-benar dimanfaatkan secara positif untuk apa? Apalagi sahabat saya tersebut baru saja melahirkan, memang ada benang merahnya.. setidaknya saya kembali pada niat awal bahwa facebook hanya pure untuk berjualan, Tidak perlu mensharing hal-hal yang menimbulkan kontroversi.. #sambilistighfar, mungkin ada sedikit geram atau kekesalan saya lebih baik saya tuangkan saja dalam blog, saya kembali lagi membiasakan tulisan apapun sebagai motivasi atau dokumenter pribadi..(nulis sambil nahan komen-komen yang hanya banyak mudharat xixixi)
Maaf, sekali lagi maaf kepada siapapun yang telah membaca tulisan saya yang kurang mengenakkan..


ordinary mom,
arsendayellow..
Jakarta, Oct 18th 2016


Wednesday, September 28, 2016

Kematian, menunggu giliran penjemputan...

Pagi tadi ngeliat timeline bbm teman,, ada kabar duka atas meninggalnya galih wicaksono,, kakak kelas sma saya (juga teman sma suami saya)..
Innalillahi wa innailaihirojiuun.. sesungguhnya kami milik Allah dan akan kembali padaNya..
Bergetar,, merinding,, terharu,, tentu saja.. kabar terbaru dan terkini masih belim pasti, ntah karena sakit atau ada yang bilang kapal bea cukai meledak saat patroli.. dan saat itu juga,, hal penting terutama bagi saya dan semua bahwasanya beliau telah mengingatkan pada kami akan kematian,, ya pasti datang giliran kami, saya atau kalian.. tidak memandang rupa, usia, gender, dan lainnya.. masih sangat muda, sekali.. saat saya pasang dp bbm saja banyak yang berkomentar terutama pada usianya yang masih sangat muda, bahkan kabar terpercaya lagi beliau akan menikah januari 2017 mendatang.. Allah punya rencana hebat lainnya,, semoga Allah menerima segala amal ibadah beliau dan di tempatkan di sisiNya di tempat yang terbaik.. aamiin
Sekedar flash back, beliau ini dulu salah satu anggota paskibra yang profesional sekali, karena saya termasuk anggota pramuka saat itu maka kami (paskibra dan pramuka) lumayan sering berkolaborasi.. memang tida banyak kenal beliau namun sedimit banyak kami berinteraksi sampai akhirnya kami menjadi partner MC dokumenter untuk sekolah kami.. beliau sangat sederhana dan bersahaja, dan ketika lulus pun sama-sama berjuang dengan teman2nya kala itu (termasuk suami saya) agar dapat lolos STAN (kala itu).. dan akhirnya beliau diterima di D1 bea cukai (sedikit cerita dari suami beberapa bulan lalu).. setelah tahun berganti,, beliau ini tambah gemuk saja, ya Alhamdulillah kalau gitu.. selebihnya saya juga kurang paham kabarnya.. biasanya kalau ada kabar teman lama atau kakak kelas sekalipun itu akan menikah dan punya anak.. dan sekarang? Semoga menjadi pelajaran sekali bagi kami..

'Jagalah kami selalu ya Allah lindungi kami selalu berada di jalanMu, jalan yang Kau ridhoi.. aamiin'


Mommyandstory_arsendayellow
Jakarta, sept29th 2016

Thursday, November 5, 2015

Anakku Scoliosis..

What's scoliosis?? Tulang belakang yang bengkok alias abnormal karena hampir 90% tidak diketahui penyebabnya makanya disebut idiopatik skoliosis dan anakku masuk dalam kongenital (bawaan lahir).. selengkapnya bisa baca di sini ya mengenai skoliosis http://tabloidnova.com/Kesehatan/Anak/Bila-Tulang-Punggung-Bengkok..
Ibuku ngakunya uda ngerasa punggung juragan aneh agak nonjol tapi mungkin aku belum ngeh ( secara masih berjuang keras ngASI).. sekitar umur setaun lebih mertua juga bilang (ntah dikasih tau ibu atau tau sendiri ya).. dan yang paling bikin kaget ialah seketika beliau memintaku memijat juragan di tempat beliau pijat stroke kala itu (tempatnya Pemalang nan jauh dan pelosok).. ya Allah ujian apa lagi ini.. siap ga siap pun aku sebagai orang tua juragan (aku dan suami sering memanggil asyraf dengan sebutan juragan xixixi) harus lah menghadapinya.. hal yang membuatku sedikit 'gondhok' kenapa langsung nyuruh pijet?? Okelah kalopun ada kelainan (misal saat itu) aku dan suami ga mungkin tinggal diam kami punya keputusan sendiri.. kalau cuma saran aku terima orang waktu itu kami belum tau apa arti tonjolan punggung juragan.. yup sekali lagi aku ga mungkin ga mau juga nyalahin siapa2 termasuk orang tua dan mertua.. jujur, tulisan jelek ini hanya mewakili seorang ibu yang bahagianya mempunyai anak dengan segala kelebihannya tak bisa dibandingkan dengan yang lain.. kembali ke skoliosis dulu ya kalau skoliosis itu sendiri bukan penyakit melainkan kelainan.. tidak menular dan berbahaya namun mengganggu aktivitas dan kalau dibiarkan saja pasti jadi bahaya..
Sekitar enam bulan yang lalu finally kami putuskan ke dokter anak langganan juragan sejak bayi di Semarang knapa?? Karena kami masih "liburan" di kota tersebut ada baiknya sekalian silaturrahim.. sekali lagi aku bukannya membantah orang tua atau mertua, andai mereka tau setiap orang tua punya caranya sendiri, buktinya ketika kami belum 'ngeh' dengan tonjolan di punggung asyraf kami periksakan saja ke dokter karena kami belum tau apa tonjolan itu dan masuk akal kan masa tiba2 langsung main pijet aja.. 
Oke dokter anak A mengatakan kalau itu lemak.. sepertinya aku pun belum puas how come?? Masa lemak.. awam tapi kalau dipikir2 engga juga.. sekembalinya kami di Jakarta.. aku ngrasa janggal dan merasa perlu seken opinion.. ke dokter B deh tapi sama sih dokter anak juga kami mikirnya memang dokter anak dulu karena asyraf masih anak2 dong ya dan kami pikir dokter orthopedi anak ga ada (mungkin belum ada atau kami belum menemukannya).. daann kata ibu dokter it's well menurutnya otot aja sih ya karena wajar but ujungnya si dokter mungkin jengkel ni ibu nanya mulu diulang2.. 'Yauda deh ibu sama bapak kalau masih kuatir next tunggu enam bulan lagi untuk rontgen karena masih kecil" kata dokter B kala itu.. Alhamdulillah at least ada dua dokter yang mengatakan itu bukan tulang.. meski begitu bukan berarti aku tidak mikir apa2.. gimana sihh rasanya kalau belum lega bener?? Tiap saat ku berdoa yang terbaik untuk juragan dan memohon apabila ada penyakit2 yang ada pada dirinya untuk diangkat.. tiap lirihku tiap sujudku kuserahkan pada Allah.. ku jalani hari2 bersama dua jagoanku sungguh sangat mengesankan karena merekalah aku belajar..
Setelah beberapa bulan itu kami memutuskan datang ke dokter orthopedi karena sampai saat ini 'tonjolan' di punggungnya masih sama.. and what's his statements?? Disuruh rontgen seketika itu juga dan hasilnya seperti perkiraan beliau saat itu anakku dinyatakan skoliosis.. ga usah ditanya gimana perasaanku.. hanya ibu bodoh yang tidak menangis menjerit rasanya pengen meluk anaknya namun aku mencoba sedikit tegar dengan segala kemampuanku.. aku pengen pulang dan bisikkan dia kalau Bunda loves you more than words dan meluk seerat2nya.. ga ada ibu yang sempurna dan aku berusaha memberikan sesuatu terbaik untuknya.. dokterpun meminta kami untuk menCT scankan juragan supaya bentuknya jelas masuk kategori ringan sedang atau berat then beliau bisa do something untuk anakku.. pemikiran kami mengenai CT scan sudah pesimis kami memikirkan jangka panjang juragan dan mencari seken third until one hundred sekaligus opini dari sang ahli.. now kami menshare apa yang dialami juragan ke teman2 suami finally kami disarankan terapi yang sebelumnya harus menemui dokter rehab medik.. sebelum ini kami sudah searching2 mengenai kasus anak kami namun memang jarang untuk kasus anak apalagi bawaan lahir..
Banyak sekali sumber dan terapi2 untuk skoliosis namun masih membuat kami bingung karena kami tidak mau main2 dengan tulang makanya harus jeli kira2 mana yang benar2 berkompeten dan tidak hanya komersil numpang iklan.. ada terapi kiropraksi yang sering dibahas trutama ada di blog2.. karena kami masih bimbang soal ini maka kami tinggalkan dulu kiropraksi.. kami menuju rehab medik Hermina sekitar dua minggu lalu.. kata dokter tersebut kalau masih anak2 dalam pertumbuhan sebaiknya aktivitas yang dijaga agar tulangnya bisa tumbuhnya lurus.. namun karena kasus di sana blm pernah ada anak2 jadi dirujuklah kami ke RSCM kencana.. saat aku bahas mengenai terapi dan kiropraksi beliau sangat tidak menyarankan.. menurutku mungkin karena dokter kali ya biar laku alat bantu korsetnya hehe engga jugalah kan masih mengira2 kami berusaha saja positive thinking..
Kami luangkan waktu seminggu ke depan berkunjung ke dokter yang dirujuk dokter Hermina tadi.. eh juragan batuk dan diare jadi kami terpaksa urungkan niat ke sana kami konsen untuk kesembuhan batuk dan diare terlebih dahulu.. well kami uda booking untuk Jumat 6Nov'15 but tiba2 si dokter cancel praktiknya finally booking sekalian hari selasa depannya.. still count kami menunggu selasa juragan juga masih mengkonsumsi jelly gamat gold untuk herbalnya, kami berdoa selalu demi jalan yang terbaik untuk putra solih kami untuk malaikat mungil kami yang sekarang sudah memasuki tahun kedua di kehidupannya..

SEORANG IBU DENGAN SEGALA NALURINYA TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKANNYA SENDIRIAN.. MENELANTARKAN PELUKANNYA..MENGACUHKAN KELUCUANNYA.. SEORANG IBU DENGAN CARANYA MASING2 AKAN SELALU MENCINTAI MALAIKAT MUNGIL YANG IA KANDUNG SEMBILAN BULAN DENGAN PENUH KESUSAHPAYAHAN NAMUN BAHAGIA HANYA IA RASAKAN..

Jakarta at the silent night Nov 5th 2015

Saturday, October 24, 2015

Beside me no more reasons please,son..

Seharusnya ini jadi kado terindah untukmu nak.. harusnya dua bulan yang lalu tapi Bunda terlalu malas melakukannya.. maaf beribu maaf nak jika Bunda belum bisa memberikan terbaik untukmu.. aku, seorang istri yang sangat bahagia dengan keluarga kecil ini dan seorang ibu yang teramat spesial mempunyai anak laki2 sepertimu.. hadiah.. keajaiban.. sujud syukur telah mengandungmu selama sembilan bulan.. bukan hal yang mudah bagi ibu hamil namun momen yang menakjubkan untuk dapat merasakan getaran dan gerakan cinta di dalam perut.. sensasi yang luar biasa Allah titipkan pada sebagian besar wanita yaa tidak semua wanita merasakannya..  kesenangan atau kesedihan sekalipun juga merupakan ujian.. Allah selalu bersama dengan orang-orang yang bersabar..
Bulan kelima kehamilanku sudah ada kejanggalan yang mana dokter temukan ketika USG.. ya berat badan janin saat itu masih kurang dari angka normal..  sekitar 400gr saat itu beratmu nak di bulan kelima.. Tak asa kecurigaan bunda ayah maupun dokter saat itu karena kita hanya berpikir ada yang harus dibetulin pola makan bunda.. banyakin protein ya semisal daging merah.. es krim kalau perlu dan alpukat yang mana orang-orang udah paham dengan makanan yang dapat menambah berat badan janin.. bulan keenam, ternyata hasilnya masih kurang meski masa mual dan enegku sudah berakhir makan pun biasa saja porsinya bahkan pengennya macam-macam.. hal ini tak merubah angka yang signifikan untuk BBJ nya.. ketika BBJ naiknya sedikit cenderung kurang berat badanku justru naik signifikan.. what's wrong nak?? Kamu sehat,,? Yes alright mom.. ternyata sudah tiga bulan berturut-turut hal yang sama finally dokter merujuk pemeriksaan USG 4d di mana usg ini lebih jelas terlihat bayinya ketubannya juga.. USG terakhir di Jakarta masih sama dengan BBJ yang rendah sampai tiba di Semarang _kota asal usia debay 8bulan dengan riwayat entah kenapa bisa rendah terus karena ga mungkin kalau hanya salah pola makan sedangkan kalau dipikir-pikir orang2 di pinggir jalan lebih sehat ngelahirin anaknya padahal makannya seadanya.. dokter yang di Semarang pun menyimpulkan kalau ada masalah dengan plasentanya_di mana tempat itulah jadi hidupnya debay.. plasenta itu sangatlah penting untuk kelangsungan hidup bayi dalam kandungan untuk menyalurkan makanan dari si ibu, peredaran darahpun dilakukan melalui plasenta.. Alhamdulillah 'alaa kulli haal berkat info yang memadai dapat dokter di Semarang yang tidak hanya pandai, sabar, telaten, dan penyemangat secara riwayat kehamilanku dimulai di Jakarta.. Ibu dokter padahal sibuk sekali banyak pasiennya namun kalau sudah jatah cuti masya Allah lama sekali..
Di saat penantian yang serba tak karuan, aku pasrah cukup berdoa dan berusaha terbaik untuk baby Asyraf kala itu.. sembari ngobrol dengan perut buncitku.. merintih berdoa demi keselamatannya.. aku persiapkan semua normal persalinan karena sudah ga bisa bayangin gimana SC (operasi sesar) kala itu.. dari jalan2 yang rutin sampai posisi sujud yang lebih sering dan lama.. aku yakin kekuatan batin seorang ibu akan dirasakan oleh anaknya juga.. dia paham _meski tak sepaham orang dewasa, dia amat kuat untuk bisa bertemu ayah bundanya dengan tubuh mungilnya ia bertahan sampai keluar ke dunia ya melalui SC.. Persalinan yang aku takutkan akhirnya harus kukalahkan demi nyawa yang amat suci ini..
Asyraf Al Ghifari Mahatwa lahir 15Agustus 2013 dengan berat badan lahor 2,15kg panjang 44cm.. Subhanallah walhamdulillah walaa ilaa haillallah Allahu Akbar..
aku pikir perjuanganku usai hanya membesarkannya.. cukup.. namun tak semudah itu ketika tiap tahapan anak menjadi sangat penting untuk pertumbuhannya kelak.. mulai dari ASI MPASI mulai dari sepele rumit jadi masalah.. mulai orang tua tetangga semua mengatasnamakan peduli namun tak peduli dengan perasaan ibunya..
Dua tahun perjalananmu bukan hal mudah nak.. dengan segala kekurangan Bunda, Bunda hanya ingin mencintaimu dan mencintaimu lebih dan lebih lagi, ketika kau sudah bisa membaca dan kau baca tulisan Bunda betapa Bunda tak ingin lepas sedetikpun dari jangkauanmu..
Tetaplah di sini nak bersama Bunda yang mencintaimu dengan sgala kelemahan Bunda.. semoga kau jadi investasi sebenar-benarnya untuk ayah bunda kelak.. aamiin

Di sudut mataku hanya ada tatapanmu
Di ruang hati selalu ada doa untukmu
Di setiap langkah teriring genggaman tanganmu


'BUNDA YANG TERAMAT MENCINTAIMU'