Monday, October 17, 2016

Media oh Media

Siang ini gagal tidur, rencana awal setelah beberes rumah ketika asyraf #asyrafactivity sekolah, jemput, yaitu istirahat siang, malamnya ngurus jualan.. eh yasudah gegara ada notifikasi WhatsApp, BBM, line atau lainnya hati ini kepo banget pengen liat, tapi ya sama aja niat jaman baheula kalau uda liat ya liat aja ga usah diterusin jadi gagal total.. jari ini bisa ga diem sejaman.. Alhasil begini deh kayak hari ini ga jadi tidur siang barang sebentar.. ngurusin jualan juga engga sibuk-sibuk amat karena balasnya slow aja karena emang waktu istirahat, keponya yang besar kalau menyoal berita2 'hot' hehe..
Sebenernya kalau lagi mau cari ilmu memang benar2 yang bermanfaat ya eeetapi karena social media memang selalu menang ya hawa nafsu selalu mengikuti.. #sambilistighfar.. Alhamdulillah Allah selalu 'menampar' saya setiap ada hal sekecil apapun yang buruk saya lakukan, ibrah, ya semacam sign.. hikmah dan hidayah tentu tidak datang sendiri tanpa kita minta tanpa kita usaha.. sejak awal menikah, memang suamilah yang selalu mengingatkan akan dampak social media, positif maupun negatif, kembali lagi pada niat dan cenderung mana dampaknya? Jika dominan negatif maka tinggalkanlah.. sebagai contoh akun fb saya (pribadi) sejak kuliahpun sudah aktif sekali posting2 di sana, karena dulu tidak begitu menyeramkan ya jadi ga kepikiran apa2 ya.. just fun lah apalagi foto2 pribadi, apalagi kegiatan kuliah saya dulu.. sampai pada akhirnya menikah, kenapa semua jadi begini? Ya saya ga tahu tepatnya siapa peneror itu karena bunyi pesan2nya seperti menuju ke facebook lalu dengan keputusan bulat saya dan suami menutup akun pribadi kami.. karena posisi saya sudah  jualan online saat itu dan saya juga mempunyai satu akun jualan maka saya pakai dan aktifkan.. suami selalu dan tak bosan untuk mengingatkan akan hal yang penting terutama menyoal posting foto pribadi.. oke, dan Alhamdulillah saya bisa menerima karena sejak saat itu juga saya menyesal meski hanya foto biasa yang namanya kejahatan dunia maya semakin nambah hari minggu bulan dan seterusnya itu malah makin meningkat..fixed, fokus hanya sebagai salah satu alat promosi online, beberapa bulan ke depan, eh ada gosip penutupan akun jualan oleh mr.fb dan saya kena hehe #Alhamdulillahalaakullihaal.. berusaha khusnudzon terhadap Allah, karena Dialah yang mematikan Ia pula menghidupkan, pasti ada hikmah di balik kejadian tersebut.. padahal saat itu customer saya juga meningkat, penjualan pun mengikutinya.. dan mungkin Allah kasih jalan lain untuk menaikkan level saya.. ya sudah Bismillah saya bikin akun baru lagi, meski memang mulai dari awal karena biasanya kalau akun baru itu banyak dicurigai ya sama orang #yawajarlah.. seiring waktu berjalan ada aja Allah beri rejeki dari tempat yang tidak disangka-sangka..
Dan lama-lama juga nemu akun saudara atau teman lama, Alhamdulillah bisa terjalin silaturahim kembali karena bbm atau wa dan sebagainya juga belum nemu, akhirnya dipertemukanlah di facebook.. karena seringnya interaksi jualan di fb biasanya juga 'kepo' dengan berita-berita manis di timeline.. apalagi baru-baru ini sedang in sekali ya topik pilkada.. gatel posting dan komen memang ujung-ujungnya ga ada dampak positif sedikitpun, jadi teringat suami dan dua sahabat saya yang mengingatkan..
oleh karena itu, saya kembali coret-coret di blog (semoga akun kedua blog saya ini bisa istiqomah aamiin.. hehe sebelumnya saya punya satu blog yang ada beberapa tulisan belum selesai nah saat saya ingin kembali ke blog tidak ada ide dan malas)..
Saya dan suami sih sepemahaman, namun dia hanya mengingatkan tak usah berlebihan dalam sesuatu,, menyebarkan ilmu meski hanya satu ayatpun insya Allah pahala namun semua kembali pada efek yang selalu berujung perdebatan maka hindarilah bukankah Rasulullah menghindari berdebat meski benar, ya memang karena bagaimanapun, debat apapun selalu berbuah emosi, amarah yang datangnya dari syaitan naudzubillah..
selain itu, sejak lama juga sih setelah menikah saya jadi males blogging, dan salah satu sahabat saya juga selalu mengingatkan saya untuk terus menulis, apapun itu.. nah, jadi ada benang merahnya juga bagi saya hidup itu penuh hikmah dan berbuah berkah jika setiap diri termotivasi dan ada niat di dalamnya.. dulu saya juga punya telegram,, niat baik sih pengen kajian online namun ga lama hp jadi lemot padahal kapasitas juga masih banyak, ah lagi-lagi saya harus berkhusnudzon sama Allah.. selanjutnya pakai path, gegara sahabat-sahabat saya lainnya pake eh lama-lama juga banyak orang alay.. memang khusus path saya bikin untuk pribadi, pertemanan juga terbatas.. namun tetap saja ada saudara atau segelintir teman ada yang sedikit berlebihan hahaha.. sudahlah konsen ke jualan saja, tidak usah banyak aplikasi.. dan lama-lama fb juga eneg, meski mulai saya berkomen sedikit atau share something making controversy.. lagi-lagi saya diingatkan sesuatu oleh salah satu sahabat saya lainnya.. Alhamdulillah masih punya sahabat yang mengingatkan akhirat.. ketika netizen sedang ramai masalah politik, apalagi dicampuradukkan dengan agama, waa itu sensitif sekali.. saya tidak mau membahas dan atau mengajak berdebat di sini, hanya intinya media terlalu pandai menggiring opini publik, terlepas benar atau tidaknya memang politik kesannya selalu menjatuhkan lawan (maaf bukan kapasitas saya mengamati politik, hanya opini masyarakat awam saja).. kalau kenapa bisa dicampuradukkan dengan agama? Itu sudah 'lakum diinukum waliyyadin'..
Tidak ada asap kalau tidak ada api,, pepatahnya benar sekali.. pasti ada yang menyulut pemberitaan A lalu melebar hingga Z, kalau menurut suami saya sekarang berita ga ada yang bener masalah politik.. Saat banyak timeline di fb maupun di ig rasanya gerah juga ya liat berita gituan, saya hampir terbawa pemberitaan, eh tiba-tiba ingatlah satu sahabat saya itu, dia tidak berpesan menggurui karena memang saya yang nanya kenapa tiba-tiba left chat dari grup WA temen-temen kuliah.. jawabannya simple 'ga dibolehin mertua terlalu sering megang hp karena perilaku anak perempuan akan meniru ibunya, sedang anak lakilaki akan meniru perilaku ayahnya'.. oowwh saya merasa tertampar sekali, saya ambil hikmahnya saja, jaman sekarang apa-apa pake aplikasi dan dikit-dikit notifikasi, nah emang iya sih kalau tidak benar-benar dimanfaatkan secara positif untuk apa? Apalagi sahabat saya tersebut baru saja melahirkan, memang ada benang merahnya.. setidaknya saya kembali pada niat awal bahwa facebook hanya pure untuk berjualan, Tidak perlu mensharing hal-hal yang menimbulkan kontroversi.. #sambilistighfar, mungkin ada sedikit geram atau kekesalan saya lebih baik saya tuangkan saja dalam blog, saya kembali lagi membiasakan tulisan apapun sebagai motivasi atau dokumenter pribadi..(nulis sambil nahan komen-komen yang hanya banyak mudharat xixixi)
Maaf, sekali lagi maaf kepada siapapun yang telah membaca tulisan saya yang kurang mengenakkan..


ordinary mom,
arsendayellow..
Jakarta, Oct 18th 2016


No comments:

Post a Comment